takjil on the road

Hal yang Biasa Kita Jumpai di Pertengahan Ramadhan

Meskipun ramadhan merupakan bulan penuh berkah, dan hal-hal kecil yang kita lakukan bernilai ibadah, namun tidak serta merta memancing semua muslim untuk berlomba-lomba beribadah sebanyak mungkin. Apalagi ketika memasuki pertengahan bulan Ramadhan, banyak sekali sebagian dari kita menyia-nyiakan kesempatan ibadah penuh berkah yang datang hanya satu bulan dalam setahun ini. Berikut kami rangkum hal-hal yang biasa kita temui di pertengahan ramadhan.

1. Shaf kosong tarawih mengalami kemajuan

Sangat disayangkan ketika dipertengahan ramadhan, banyak muslim yang mulai kendur semangat beribadahnya. Hal ini bisa terlihat dimana shaf kosong pada sholat tarawih, semakin mengalami kemajuan. Meskipun hukum sholat tharawih termasuk sunnah, namun kesempatan mengumpulkan pahala di bulan penuh berkah ini sayang kalau kita sia-siakan.

2. Ramai Berbelanja Keperluan Lebaran

Tentunya, sebagian jamaah yang tidak beribadah, karena mereka mulai berburu keperluan lebaran. Mengingat antusias belanja umat muslim di Indonesia sangat tinggi, banyak yang khawatir tidak kebagian stok-stok bagus kalau tidak segera mengawali belanja.

3. Berbagi Takjil Gratis di Jalanan

Walau sebenarnya kegiatan berbagi takjil sudah bisa dilakukan sejak hari pertama, namun biasanya banyak dilakukan di masjid-masjid.

Sedangkan aksi berbagi takjil di jalan atau bahasa kerennya takjil on the road, biasanya dilakukan oleh organisasi atau kelompok tertentu. Dan untuk melakukan kegiatan ini, mereka melakukan persiapan dari penggalangan dana, penentuan menu takjil yang cocok untuk dibagikan, sampai hari pembagian. semuanya dilakukan sejak awal ramadhan.

Ketika semua personil siap dan mulai bisa menyesuaikan waktu untuk hari pembagian takjil gratis, baru mereka memulainya dan biasanya dilakukan di pertengahan ramadhan.

Dan itulah hal-hal yang biasanya kita jumpai di pertengahan ramadhan.

# Ramadhan   # Puasa   # Buka Puasa   # Berbuka   # Takjil  

Artikel Lain yang Mungkin Anda Suka:
Kontributor: Difa Yuliansyah
0