Ikhtiar dan Ikhlas dalam Islam. Berdoa dan Berusaha. Kunci Sukses sebagai seorang Muslim

Image by Canva

Ikhtiar dan Ikhlas adalah Kunci Sukses dan Kebahagiaan Dunia Akhirat

Ikhtiar adalah salah satu konsep penting dalam Islam yang mengacu pada usaha atau upaya manusia untuk mencapai tujuan dan mengatasi masalah dalam hidupnya. Dalam bahasa Arab, ikhtiar berasal dari kata "ikhthar" yang berarti memilih atau memutuskan. Dalam konteks keagamaan, ikhtiar diartikan sebagai upaya manusia untuk mencapai tujuan dengan cara melakukan usaha atau usaha yang terbaik.

Dalam Al-Quran, Allah SWT menyatakan bahwa setiap manusia harus melakukan ikhtiar dalam hidupnya. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mulk ayat 15: "Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki yang Dia berikan kepadamu. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan."

Dalam konteks pengembangan diri dan kehidupan sehari-hari, ikhtiar dapat diterjemahkan sebagai upaya untuk mencapai tujuan melalui usaha yang terbaik. Hal ini meliputi usaha untuk meningkatkan kualitas diri, mengembangkan keahlian, mencapai kesuksesan di bidang pekerjaan, dan memperoleh kebahagiaan dalam kehidupan keluarga dan sosial.

Dalam praktiknya, ikhtiar dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan melakukan usaha fisik, seperti bekerja keras dan belajar dengan tekun untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan. Selain itu, ikhtiar juga dapat dilakukan melalui usaha spiritual, seperti melakukan doa dan ibadah untuk memohon keberkahan dan bantuan dari Allah SWT.

Namun, penting untuk diingat bahwa ikhtiar bukanlah jaminan keberhasilan. Allah SWT-lah yang menentukan hasil akhir dari segala upaya yang dilakukan manusia. Oleh karena itu, sebaiknya kita selalu berusaha semaksimal mungkin dan menyerahkan hasil akhir kepada kehendak Allah SWT.

Setelah berikthiar maksimal saatnya hati ditenangkan dengan sikap ikhlas. Ikhlas adalah sebuah sikap hati yang muncul setelah seseorang berikhtiar dan berusaha maksimal untuk meraih hasil yang diinginkan. Ikhlas berarti menerima segala hasil yang didapat dengan lapang dada, baik itu berupa keberhasilan maupun kegagalan.

Setelah berikhtiar, kita harus mempercayakan hasilnya kepada Allah SWT dan menerima apa yang telah ditetapkan-Nya. Ini berarti kita tidak boleh berkecil hati dan merasa gagal jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Kita harus tetap bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini.

Ada beberapa cara untuk membantu kita mencapai sikap ikhlas setelah berikhtiar:

1. Berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keikhlasan hati

2. Mengingat bahwa Allah SWT telah menetapkan takdir untuk setiap manusia, dan kita harus menerima keadaan tersebut

3. Berpikir positif dan mencari hikmah dari setiap keadaan, baik yang dianggap baik atau buruk

4. Melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, sehingga kita merasa berguna dan merasa hidup memiliki makna

5. Menjaga diri agar tidak merasa iri atau dengki dengan keberhasilan orang lain

[ads4]

Dalam Islam, sikap ikhlas sangat ditekankan, karena sikap ini membantu kita untuk tetap tenang dan bahagia di segala kondisi. Ikhlas juga dapat membantu kita untuk tetap bersemangat dan produktif dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu berusaha untuk mencapai sikap ikhlas setelah berikhtiar.

Dalam kesimpulannya, ikhtiar dan ikhlas adalah konsep penting dalam Islam yang mengajarkan manusia untuk melakukan usaha terbaik dalam mencapai tujuan hidupnya. Dengan melakukan ikhtiar dan ikhlas, kita dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam kehidupan, sambil tetap mengandalkan kehendak Allah SWT sebagai pengatur segala sesuatu dalam hidup.

# Ikhlas   # Ikhtiar   # Islam  

Kontributor: Romie Ariesandy
0